kelebihan dan kekurangan guru dalam mengajar

Interaksiini terjadi dalam proses belajar mengajar (PBM). Seorang Guru harus mengetahui dan mempelajari metode pengajaran yang tepat agar dapat menyampaikan materi dan dimengerti dengan baik oleh peserta didik. Berikut ini Kelebihan dan Kekurangan pembelajaran dengan Metode Demonstrasi, Ceramah dan Diskusi dalam Pengajaran. Simak Penjelasannya. Site De Rencontre Gratuit Sans Photo. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Sebagaimana menjadi seorang murid atau siswa tentunya kritikan dan saran untuk seorang guru karena dalam setiap pembelajaran sebagai seorang guru pasti ada saja problem atau masalah dalam menyampaikan materi. Dan sebagaimana menjadi seorang guru harus mampu menciptakan seorang siswa yang bermakna baik untuk kepentingan sendiri maupun orang lain yang membutuhkan. Sehingga pengajaran yang bermakna harus di terapkan seorang guru agar bias menghasilkan seorang murid yang bias bermanfaat bagi guru yang di katakan sudah professional yakni seorang guru yang mampu menciptakan pembelajaran yang bermakna buat siswa dan tidak mempunyai keluhan dari seorang murid yang di pengalaman ketika di ajarkan di sekolah madrasah aliyah di sosiologi tentunya banyak hal-hal yang tidak bisa di lupakan baik dalam pembelajaran dan hal pengajaran yang di ajarkan seorang guru dan hal tersebut bias saja terjadi karena factor ketidaksengajaan dan mengikuti pelajaran di sekolah saya banyak mengambil pelajaran, bahwa menjadi seorang guru tidak mudahdan tidak hanya karena status kita di panggil guru, tetapi menjadi seorang guru itu tidak sembarangan, jika karna kita hanyamengandalkan status boleh-boleh saja, tetapi menjadi seorang guru itu harus benar-benar sudah memiliki pengalaman yang sudah matang dan mempunyai kesempatan untuk di ajarkan karena sudah menguasai semua materi,metode dalam hal jika bercita-cita ingin menjadi guru kita harus benar-benar sudah menguasai materi dan harusmengenal karakteristik dari semua siswa sehingga dalam pembelajaran berlangsung secara lancar dan bagaimana memilih ruangan tempat pembelajaran yang sesuai dengan materi yang di pengalaman pada saat pembelajaran guru saya ketika memulai pembelajaran beliau selalu menyuruh kita mengambil buku di perpustakaan, setelah itu beliau menyuruh kita membaca buku tersebut terlebih dahulu kemudian beliau menjelaskan, mungkin itukarena beliau belum menguasai materi buat di ajarkan, itu juga sebenarnya karena bukan statusnya sebagai guru sosiologi tetapi setidaknya beliau sudah memiliki kecakapan buat mengajarkan kami sosiologi melainkan beliau sebagai guru agama sehingga beliau juga ketika menyampaikan kebanyakan tentang keagamaan karena beliau menganggap pendidikan agama juga berhubungan pola perilaku dengan orang-orang yang ada di sekeliling kita bagaimana kita mempunyai sikap ramah dan sopan santun terhadap sesama agar rasa saling berkesaudaraan dan tidak mementingkan diri sendiri, sehingga materi yang sebenarnya tentang sosiologi yang seharusnya di ajarkan seakan-akan tidak terlalu Nampak sehingga dalam proses pembelajaran proses pembelajaran yang cukup lama menurut saya untuk mempelajari materi tersebut, tetapi di samping itu beliau selalu memotivasi bagaimana cara kita agar bias bergaul dengan masyarakat banyak, karena pembelajaran hususnya sosiologi lebih banyak mempelajari tentang kemasyarakatan, oleh karena itu beliau lebih banyak mengajarkan tentang inti inti bagaimana cara kita bersosialisasi dengan masyarakat dengan tanggap dalam menghadapi permasalahan-permasalahan yang ada di sekitar penguasaan materi itu bisa kita terapkan dalam proses pembelajaran harus mempunyai kesiapan untuk menyampaikan materi supaya dalam proses pembelajaran tidak terjadi kekeliruan, dan bagaimana seorang guru harus mempunyai keterampilan baik keterampilan fisik yakni mental karena hal tersebut juga sangat berpengaruh untuk menghadapi sikap-sikap siswa yang berbeda-beda supaya selalu tanggap dalam menghadapinya dan harus mempunyai keterampilan batin yakni yang ada dalam hati harus ada rasa keikhlasan dalam membelajarkan ilmunya dan harus mempunyai kesabaran dalam hal apapun. Lihat Pendidikan Selengkapnya Koleksi admin mengenai Kelebihan Dan Kekurangan Guru Dalam Mengajar. Guru Pai Kurang Bagaimana Mengatasinya Halaman All Penghitungan Kebutuhan Guru Ppt Download 7 Kesalahan Guru Ketika Mengajar Dan Solusinya Unjkitacom Kelebihan Dan Kekurangan Model Problem Based Learning Pbl Kelebihan Dan Kekurangan Metode Pembelajaran 5 Kelemahan Guru Dalam Mengajar Sekolah Islam Terpadu Perkembangan Kurikulum Di Indonesia Hingga Kurikulum 2013 Media Audio Pertemuan 7 Khaola Rachma Adzima Pgsd Fkip Atasi Kekurangan Guru Sekolahkan Pns Non Guru Usaid Prioritas Itulah yang dapat admin bagikan terkait kelebihan dan kekurangan guru dalam mengajar. Admin Cara Mengajarku 2018 juga mengumpulkan gambar-gambar lainnya terkait kelebihan dan kekurangan guru dalam mengajar dibawah ini. Analisis Kebijakan Penataan Dan Pemerataan Guru Smp Kelebihan Dan Kekurangan Metode Pembelajaran Kelebihan Dan Kekurangan Metode Pembelajaran Kekurangan Dan Kelebihan Menggunakan Metode Inkuiri Kemendikbud Pemda Wajib Beri 2x Tunjangan Pada Guru Yang Media Pembelajaran Modul Solusi Untuk Kelemahan Guru Dalam Mengajar Guru Perlu Tahu Ya Kelebihan Dan Kekurangan Metode Pembelajaran Macam Macam Metode Pembelajaran Pengertian Jenis Dan Itulah gambar-gambar yang dapat kami kumpulkan mengenai kelebihan dan kekurangan guru dalam mengajar. Terima kasih telah mengunjungi blog Cara Mengajarku 2018. HARAPAN dunia pendidikan disematkan pada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mendikbud Nadiem Makarim. Meskipun menuai pro dan kontra, kebijakannya mulai menuai simpati masyarakat. Kebijakan yang dilakukan Mendikbud, seperti perubahan model ujian nasional UN pada 2021, sistem zonasi, dan rencana pelaksanaan pembelajaran RPP. Misalnya, UN berbasis kognitif atau hafalan digantikan literasi dan karakter dan RPP tujuh halaman digantikan hanya satu halaman. Kebijakan tersebut bertumpu pada prinsip Merdeka Belajar. Setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang baik, di antaranya belajar yang menyenangkan tanpa tekanan dan paksaan-seperti rangking kelas dan nilai UN tinggi. Guru juga diberikan kewenangan penuh dalam mendidik dan menilai siswa. Dalam beberapa kesempatan, Nadiem juga menyatakan dan percaya bahwa kunci sukses pendidikan dan pembelajaran ialah kualitas guru. Akan tetapi, belum terdengar langkah konkret kebijakan mengatasi problem utama terkait guru, yaitu kompetensi dan kekurangan guru di beberapa sekolah negeri. Banyak sekolah yang hanya memiliki satu atau dua guru aparatur sipil negara ASN. Guru merangkap sebagai kepala sekolah sekaligus staf tata usaha. Guru honorer Jumlah guru honorer pada 2019 hampir 800 ribu. Terjadi peningkatan jumlah jika dibandingkan dengan di Desember 2018 mencapai 41 ribu. Padahal, pada akhir 2017 terdapat guru honorer. Angka ini menunjukkan pentingnya rekrutmen guru ASN secara berkala. Menurut data Kemendikbud 2019, guru dan tendik tenaga kependidikan berjumlah Guru ASN guru tetap yayasan guru tidak tetap provinsi guru tidak tetap kabupaten/kota guru bantu pusat guru honorer sekolah serta status lainnya orang. Sekolah-sekolah negeri kekurangan guru ASN. Oleh karena itu, meski dilarang Mendikbud sebelumnya Muhadjir, kepala sekolah bergeming. Sampai saat ini, kepala sekolah dan dinas pendidikan daerah tetap merekrut guru honorer karena seleksi guru ASN tak kunjung dibuka. Skema pemanfaatan tenaga guru pensiun pun tak berjalan. Masalahnya tidak semua guru honorer diangkat berdasarkan surat keputusan kepala daerah; gubernur, bupati, atau wali kota. Sebagian besar diangkat oleh kepala sekolah yang berdampak pada gaji kecil, di bawah Rp500 ribu setiap bulan. Itu pun dibayarkan setiap tiga bulan sekali. Gaji mereka dialokasikan dari dana bantuan operasional sekolah BOS, bukan dari APBD. Pasalnya, sekolah negeri dilarang memungut iuran bulanan dari wali siswa. Masa kerja dan status guru honorer beragam. Dari satu tahun hingga lebih dari 10 tahun; guru honorer sekolah dan guru honorer daerah; guru honorer bersertifikat dan nonsertifikat. Perbedaan status membedakan kesejahteraan mereka. Tidak semua kepala daerah mau menandatangani surat keputusan guru honorer karena pertimbangan keterbatasan dana daerah. Pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono SBY, ada 1,1 juta guru honorer diangkat menjadi ASN tanpa tes. Kebijakan politis ini diambil karena desakan DPR dan guru, juga pertimbangan masa kerja mereka yang rata-rata di atas 10 tahun. Bisa dikatakan alasan kemanusiaan. Kritiknya, kualitas guru atau ASN dipertanyakan. Masa pengabdian tidak selalu berbanding lurus dengan kompetensi guru. Tuntutan pengangkatan guru honorer muncul lagi pada masa Presiden Jokowi. Namun, Jokowi tidak bersedia mengangkat mereka tanpa seleksi. Sebagai jalan tengah, digunakan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara ASN. ASN dibagi menjadi pegawai tetap PNS dan PPPK pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. Karena itu, dibuatlah PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK. Perjanjian kerja PPPK minimal satu tahun dan dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan. Acuannya ialah penilaian kinerja. Guru honorer dimasukkan dalan skema PPPK ini melalui tes. Bahkan, di daerah tertentu perpanjangan kontrak harus melalui tes ulang. Meski menolak keras, sebagian besar guru honorer mengikuti tes PPPK. Pada Februari 2019, pemerintah membuka lowongan PPPK tahap I sebanyak 75 ribu orang. Sayangnya, 25 ribuan tidak lulus. Akan tetapi, nasib 50 ribuan honorer K2 kategori 2 yang lulus tes PPPK pun belum jelas karena alasan dana dan belum terbitnya perpres tantang jabatan PPPK. Pembayaran gaji guru PPPK tergantung pada kesanggupan pemerintah daerah. Beberapa daerah menolak melakukan seleksi guru PPPK atau mengurangi kuota. Komitmen kepala daerah Solusi kebijakan yang bisa diambil Nadiem mengatasi kekurangan guru ialah sebagai berikut. Pertama, menarik guru ASN di sekolah swasta untuk ditempatkan di sekolah-sekolah negeri. Sebagai contoh, di Kabupaten Gresik, ASN di sekolah swasta mencapai 212, dengan rincian 171 ASN di TK dan 39 di SMP swasta; di Sumatra Utara, guru di sekolah swasta ada orang dan guru ialah ASN. Hal ini pasti menimbulkan gejolak di masyarakat seperti pada masa Mendikbud Muhadjir. Rencana ini gagal karena banyak pihak menolak. Pemerintah dianggap tak berpihak pada sekolah swasta. Sekolah negeri kekurangan banyak guru; banyak sekolah swasta yang mampu secara finansial sehingga bisa membayar guru secara layak; pemerintah sudah membantu sekolah swasta melalui dana BOS dan sertifikasi guru; pemerintah juga mengeluarkan Kartu Indonesia Pintar KIP-yang secara tidak langsung membantu sekolah swasta. Sekolah swasta yang tidak punya kemampuan membayar pendidik diharapkan berbenah diri. Mereka hanya merekrut guru-guru yang berpendidikan sarjana, mendorong guru untuk mengikuti pendidikan profesi guru PPG, dan membangun komunikasi dengan komite sekolah terkait partisipasi wali siswa untuk gaji guru honorer. Sesuai UUD, APBN sudah mengalokasikan 20% untuk pendidikan, tetapi masih banyak alokasi APBD yang di bawah 20% untuk pendidikan. Padahal, komponen anggaran terbesar mereka berasal dari dana transfer pusat, yaitu dana alokasi umum DAU dan dana alokasi khusus DAK. Sebagai gambaran, pada 2019 anggaran fungsi pendidikan Rp429,5 triliun yang tersebar di 19 kementerian/lembaga. Terbesar ditransfer ke daerah, yakni Rp308,38 triliun atau 62,62% dari total alokasi. Hanya sedikit kepala daerah yang mengalokasikan anggaran pendidikan setara atau di atas 20%. Padahal, kunci memajukan pendidikan daerah ialah kecukupan dan pemerataan guru di tiap-tiap daerah. Perekrutan guru ASN juga perlu mempertimbangkan aspek berikut. Putra daerah, agar tidak mutasi di kemudian hari-kecuali tidak ada putra daerah yang memenuhi syarat sesuai kebutuhan guru tertentu; menghargai masa pengabdian guru honorer untuk keadilan bagi mereka yang terbukti loyal; bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme agar diperoleh guru yang kompeten. Demikianlah, tanpa reformasi pengangkatan dan seleksi guru secara berkala setiap tahun, masalah kekurangan guru akan terus berulang. Oleh karena itu, Merdeka Belajar dan peningkatan mutu pendidikan akan sulit dilakukan. Seleksi dan pengangkatan guru harus menjadi prioritas di 2020 dan tahun-tahun berikutnya sebagai pintu pemenuhan kekurangan guru sekaligus menjaring guru-guru berintegritas dan berkualitas. - Metode pembelajaran adalah suatu strategi atau taktik dalam melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar di kelas yang diaplikasikan oleh tenaga pengajar sehingga tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan guru harus bisa menerapkan metode yang tepat dalam kegiatan pembelajaran di kelas, sesuai dengan karakter para siswanya. Dengan begitu, proses belajar mengajar menjadi lebih menyenangkan dan siswa dapat menyerap pelajaran dengan lebih Metode CeramahMetode ini merupakan cara konvensional, yaitu dengan menyampaikan informasi secara lisan kepada siswa. Metode ceramah dianggap sebagai metode yang paling praktis dan ekonomis, namun terdapat beberapa kekurangan di Peserta didik lebih pasif karena hanya mendengarkan Kegiatan belajar mengajar cenderung Beberapa siswa yang lebih menyukai belajar visual akan kesulitan menerima Proses pengajaran lebih fokus pada pengertian kata-kata Tenaga pengajar dapat mengendalikan kelas Mendorong siswa agar berusaha melatih Proses pembelajaran lebih mudah Kegiatan belajar dapat diikuti banyak peserta Metode Pembelajaran DiskusiMetode diskusi adalah suatu metode pengajaran yang mengedepankan aktivitas diskusi siswa dalam belajar memecahkan masalah. Metode ini dilakukan dengan membentuk kelompok diskusi untuk membahas suatu Mendorong siswa berpikir Mendorong siswa untuk menyampaikan Melatih siswa tentang toleransi dan menghargai pendapat orang Cenderung didominasi siswa yang suka Diperlukan cara formal dalam menyampaikan Tema di dalam diskusi biasanya Hanya cocok untuk kelompok Metode DemonstrasiIni adalah metode pengajaran yang dilakukan dengan cara bentuk praktikum sehingga siswa melihat langsung apa yang sedang dipelajari. Metode ini biasanya lebih menarik dan membuat siswa lebih fokus terhadap materi Informasi lebih mudah dimengerti karena melalui praktik Dapat meminimalisir kemungkinan kesalahan pengertian karena bukti konkret Siswa lebih mudah memahami informasi yang disampaikan Tidak semua materi pelajaran dapat Tenaga pengajar harus orang yang sangat paham mengenai materi yang Hanya efektif bila siswa tidak terlalu banyak4. Metode Ceramah PlusMirip dengan metode ceramah pada umumnya, namun disertai dengan metode lain dalam penyampaian materi Metode ceramah plus tanya Metode ceramah plus diskusi dan Metode ceramah plus demostransi dan Metode Pembelajaran ResitasiMetode ini mengharuskan para siswa membuat suatu resume mengenai materi yang sudah disampaikan oleh pengajar. Resume tersebut dituliskan di dalam kertas dengan menggunakan kata-kata sendiri dari para Mendorong siswa untuk melatih cara menulis yang Siswa cenderung lebih mengingat materi pelajaran yang disampaikan Melatih siswa untuk bertanggungjawab dan mengambil Beberapa siswa mencontek resume milik temannya, atau dikerjakan oleh orang Sulit untuk mengevaluasi apakah siswa benar-benar memahami resume yang telah Metode EksperimenMetode eksperimen dilakukan dengan kegiatan praktikum atau percobaan lab sehingga siswa dapat melihat materi pelajaran secara Siswa dapat bereksplorasi dan mengembangkan diri melalui Membuat siswa berpikir bahwa materi pelajaran dapat dibuktikan dengan Menghasilkan siswa yang memiliki jiwa peneliti untuk pengembangan Siswa tidak dapat melakukan eksperimen bila kekurangan Tidak semua materi pelajaran dapat dilakukan dengan metode Kegiatan metode ini hanya dapat dilakukan pada bidang studi tertentu dan dalam waktu yang Metode Karya WisataIni adalah metode belajar dengan memanfaatkan lingkungan atau tempat-tempat tertentu yang memiliki sumber ilmu bagi siswa. Metode ini harus mendapat pengawasan langsung dari Memanfaatkan interaksi langsung dengan lingkungan alam dan tempat-tempat Kegiatan pengajaran lebih menyenangkan dan Merangsang siswa untuk lebih kreatif dalam berpikir dan menyampaikan Membutuhkan biaya yang cukup Kegiatan harus direncanakan dengan Harus melalui persetujuan dari banyak pihak, baik pihak sekolah, orang tua, dan pihak Faktor keselamatan menjadi hal yang sangat penting untuk Banyak siswa yang lebih mengutamakan tujuan rekreasi ketimbang tujuan Metode LatihanMetode latihan atau training adalah metode pengajaran yang dilakukan dengan cara melatih keterampilan soft skill para siswa dengan cara merancang, membuat, atau memanfaatkan Dapat melatih kecakapan motorik dan kognitif Dapat melatih kreativitas di dalam diri para Dapat melatih fokus, kecepatan, dan ketelitian Beberapa siswa yang tidak berminat akan sulit Adanya kemungkinan menghambat bakat lain yang terdapat dalam diri Dapat membuat siswa bosan karena kegiatan ini membutuhkan waktu yang cukup Metode PerancanganPada metode ini, siswa dirangsang untuk mampu membuat suatu proyek yang nantinya akan Mendorong siswa untuk berpikir kritis dan mampu memecahkan Melatih siswa untuk dapat mengintegrasikan pengetahuan, sikap, dan keterampilan secara Hanya dapat dilakukan ketika ada event Membutuhkan tenaga pengajar khusus untuk merencanakan dan melaksanakan Membutuhkan sumber daya dan fasilitas yang cukup Metode DebatDalam metode ini, siswa saling beradu argumentasi, baik secara perorangan maupun berkelompok. Debat tersebut dilakukan secara formal dengan aturan tertentu dimana tujuannya untuk membahas suatu permasalahan dan cara penyelesaian Melatih kerjasama dan kerja kelompok para Melatih siswa untuk menyampaikan dan mempertahankan Mendorong siswa untuk mencari informasi untuk memperkuat Melatih kemampuan menyampaikan pendapat dan rasa percaya diri Seringkali menimbulkan argumentasi yang tidak ada Hanya siswa tertentu saja yang melakukan kegiatan Pendapat yang disampaikan seringkali tidak memiliki intisari dan hanya berisi Metode Skrip KooperatifMetode pembelajaran ini memasangkan siswa dan menuntut siswa untuk menyampaikan intisari dari materi pelajaran secara lisan. Pada akhir sesi, guru akan memberikan kesimpulan dari pokok materi Melatih siswa dalam mendengarkan, menyimpulkan, dan menyampaikan intisari dari Melatih siswa untuk lebih berani dan percaya diri di dalam Siswa lebih aktif berpartisipasi secara Metode ini hanya dapat diterapkan pada bidang studi Hanya bisa dilakukan dengan dua group dan dua orang Metode Pembelajaran Mind MapingMetode ini menerapkan cara berpikir yang runtun terhadap suatu permasalahan, bagaimana terjadinya masalah, dan bagaimana penyelesaiannya. Dengan metode ini, siswa dapat meningkatkan daya analisis dan berpikir kritis sehingga memahami masalah dari awal hingga Metode pembelajaran ini dianggap lebih efektif dan Munculnya ide baru yang digambarkan dalam Alur berpikir siswa lebih efektif sehingga bermanfaat bagi Dibutuhkan pengetahuan dengan banyak membaca sebelum membuat Tidak semua siswa dapat terlibat dalam Beberapa detail informasi mungkin akan hilang dari dalam Kemungkinan besar orang lain tidak mengerti mind mapping yang dibuat temannya karena hanya berisi poin Metode Pembelajaran InquiryMetode pembelajaran ini dapat mendorong para siswa untuk menyadari apa saja yang telah diperoleh selama belajar. Dalam metode ini melibatkan intelektual dan mendorong siswa memahami bahwa apa yang telah dipelajari adalah sesuatu yang Metode Pembelajaran DiscoveryMetode discovery dilakukan dengan cara mengembangkan cara belajar siswa aktif, mandiri, dan memiliki pemahaman yang lebih baik. Dalam hal ini, siswa mencari jawaban terhadap pertanyaannya sendiri sehingga mengingatnya lebih Mengembangkan kemampuan kognitif Siswa dapat berpikir lebih luas dan lebih Meningkatkan motivasi dan rasa percaya diri siswa melalui penemuan yang Meningkatkan hubungan timbal-balik antara siswa dan Metode ini hanya cocok untuk kelas yang Siswa harus memiliki persiapan metal dalam proses Siswa lebih memperdulikan penemuannya ketimbang memperhatikan keterampilan dan Tidak semua penemuan dapat memecahkan Metode Berbagi PeranMetode pembelajaran dengan cara berbagi peran role playing dilakukan dengan melibatkan siswa untuk memerankan suatu karakter atau situasi tertentu. Metode ini dapat melatih komunikasi siswa dalam berinteraksi dengan orang Siswa dapat mempraktikkan materi pelajaran secara Melatih rasa percaya diri siswa dengan melakukan peran tertentu di depan Siswa lebih memahami materi Sebagian siswa tidak menyukai metode seperti Siswa yang introvert umumnya sulit mengikuti metode role playing. Mengenal jenis metode pembelajaran merupakan hal yang wajib dimiliki oleh para pengajar, baik itu guru, dosen, maupun praktisi yang bergerak di bidang pedagogi. Dengan mengetahui berbagai metode pelajaran dan mempraktikkannya, diharapkan tujuan pembelajaran pun akan dapat tercapai. Selain itu, proses kegiatan belajar mengajar pun akan menjadi lebih efektif dan efisien. Tak hanya itu, sebagai orang tua, kita pun perlu tahu jenis atau macam-macam metode pembelajaran agar bisa memahami gaya belajar anak, lo, Parents. Dengan memahami apa sekiranya metode pembelajaran efektif, maka kita akan lebih mudah membimbingnya saat proses belajar. Artikel terkait Metode Belajar yang Tepat untuk Mengoptimalkan Potensi Anak Generasi Alpha Menurut Ahli Secara umum, ada cukup banyak macam atau jenis metode pembelajaran. Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Berikut ini beberapa penjelasan mengenai macam-macam metode pembelajaran seperti yang dirangkum dari berbagai sumber. Jenis atau Macam-macam Metode Pembelajaran untuk Anak 1. Metode Pembelajaran Konvensional/Metode Ceramah Metode konvensional atau metode ceramah merupakan metode yang umum dan sangat sering dilakukan di banyak kelas. Jenis metode ini dilakukan dengan berceramah atau penyampaian materi dari pengajar ke siswa melalui lisan. Dalam praktiknya, metode ini juga dinilai sangat prkatis dan ekonomis karena pengajar tidak memerlukan banyak alat bantu. Meski demikian, ada kekurangan dan kelebihan pada metode ini. Kelebihan Siswa akan lebih fokus Guru memiliki otoritas dalam mengendalikan kelas Penyampaian materi bisa luas Bisa mencakup jumlah peserta didik yang banyak Mudah untuk dilaksanakan Kekurangan Siswa cenderung pasif Cenderung membosankan dan membuat siswa mengantuk Mengandung unsur paksaan untuk mendengarkan Evaluasi proses belajar sulit dikontrol karena pencapaian kurang jelas Proses pengajaran menjadi cenderung verbal 2. Jenis Metode Pembelajaran Diskusi Metode ini berhubungan erat dengan pembelajaran untuk memecahkan masalah. Jenis metode ini juga biasanya dilakukan secara berkelompok melalui sebuah diskusi. Para peserta didik akan saling bertukar informasi, pendapat, dan unsur pengalaman yang dimiliki masing-masing dari mereka. Ketiga hal tersebut menjadi semacam modal untuk memecahkan masalah dan mendapatkan sebuah keputusan bersama. Kelebihan Merangsang kreativitas peserta didik Mengembangkan sikap saling menghargai pendapat Memperluas wawasan Mengajarkan peserta didik untuk bermusyawarah Kekurangan Memakan waktu tertentu Tidak bisa dilakukan untuk kelompok besar Informasi yang didapatkan cenderung terbatas Biasanya rentan terjadi monopoli oleh orang yang paling menonjol Artikel terkait Agar Proses Belajar di Rumah Berjalan Efektif, Terapkan 5 Cara Ini! 3. Jenis Metode Pembelajaran Tanya Jawab Metode pembelajaran ini memungkinkan adanya komunikasi dua arah antara pengajar dan peserta didik. Dengan demikian, terjadi adanya dialog antara keduanya. Tidak hanya dilakukan oleh peserta didik kepada pengajar, tetapi juga bisa dilakukan oleh pengajar kepada para peserta didik. Kelebihan Dapat menarik dan membantuk peserta didik untuk lebih fokus Merangsang siswa untuk mengembangkan daya pikir dan kreativitas Mengembangkan kepercayaan diri dan keterampilan wicara siswa Kekurangan Bisa membuat suasana kelas menjadi tegang Terkadang memakan waktu yang lama karena terjadi diskusi satu sama lain 4. Jenis Metode Pembelajaran Demonstrasi Metode ini dilakukan dengan cara memperlihatkan bagaimana suatu proses terjadi kepada peserta didik. Metode ini dirasa sangat efektif karena dapat membantu siswa memperoleh jawaban dengan melihat atau menyaksikan secara langsung bagaimana suatu proses atau peristiwa tertentu. Kelebihan Siswa lebih mudah mengerti Kegiatan belajar mengajar menjadi lebih menarik Siswa dirangsang untuk aktif mengamati dan melihat bagaimana keseusaian antar teori dan kenyataan Kekurangan Pengajar harus memiliki keterampilan khusus Membutuhkan bahan pendukung yang banyak Waktu yang diperlukan tidak sebentar 5. Metode Resitasi Metode resitasi adalah metode pembelajaran yang dilakukan dengan membuat resume mengenai materi yang sudah disampaikan. Kelebihan Memperkuat ingatan peserta didik tentang materi yang sudah diberikan Kekurangan Rawan terjadi sontekan Indikator keberhasilan masih susah untuk dibuat Artikel terkait Pendidikan progresif dan konvensional Mana lebih baik bagi anak? 6. Jenis Metode Pembelajaran Karyawisata Metode ini dilakukan dengan melakukan kunjungan ke tempat-tempat tertentu di luar kelas. Pembelajaran karyawisata sering kali disebut juga sebagai study tour atau kuliah lapangan. Kelebihan Memanfaatkan lingkungan nyata Membuat relevansi antara apa yang dipelajari dengan apa yang dibutuhkan di masyarakat Merangsang kreativitas peserta didik Materi pembelajaran menjadi lebih luas Kekurangan Perlu perencanaan yang matang Memakan waktu yang lama Memakan biaya yang tidak sedikit Mengabaikan unsur edukasi Demikian beberapa metode pembelajaran yang ada beserta penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangannya. Semoga pemaparan di atas berguna bagi Parents, ya! Baca juga Anak Belajar Secara Daring di Rumah, Ini yang Perlu Parents Lakukan untuk Membantunya Seefektif Apa Metode Blended Learning dalam Proses Belajar Anak? Ini Penjelasan Pakar 6 Cara Belajar Bahasa Mandarin yang Menyenangkan untuk Anak Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

kelebihan dan kekurangan guru dalam mengajar